Penjelasan Peristiwa Terang Keempat
Penjelasan Peristiwa Terang Keempat: Yesus Dimuliakan di Gunung.
Sungguh, bukan kebetulan bahwa di Gunung Perubahan, Yesus berbicara dengan Musa dan Elia. Menurut Perjanjian Lama, kedua tokoh ini biasa ‘berbicara’ dengan Allah di Gunung Sinai ataupun Horeb.
Musa menerima kesepuluh perintah Allah di gunung. Elia mengalami penampakan Allah di gunung pula. Pengalaman Elia sungguh unik sebab Allah tidak datang kepadanya dalam berbagai gejala alam yang dahsyat melainkan bagaikan hembusan angin sepoi-sepoi.
Di Gunung Perubahan, dalam diri Yesus, Musa dan Elia menghadap kembali Allah. Menurut Injil Lukas, mereka bicara dengan Yesus tentang ‘kepergian’-nya atau ‘keluaran’-Nya yang harus tergenapi di kota Yerusalem. Allah begitu menghargai manusia, sehingga Putra-Nya bukan hanya menjadi manusia melainkan siap mati di salib asal manusia selamat.
Kehadiran Musa dan Elia di Gunung Transfigurasi (perubahan) Yesus menggarisbawahi turunnya Allah ke dalam sejarah manusia demi menyelamatkan dunia. Misteri itu disiapkan oleh Allah sepanjang sejarah Perjanjian Lama dan akhirnya terwujud dalam diri Yesus Kristus.
Namun, dalam suara surgawi yang ditujukan kepada rasul-rasul Transfigurasi, tersirat misteri naiknya manusia kepada Allah. “Inilah Anak-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia,” sabda Allah kepada mereka.
Sabda itu sederhana dan penuh makna. Dengarkanlah Yesus sebab Dialah penuntun manusia di jalan keselamatan. Dengarkanlah Dia sebab Dialah Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Percayakanlah dirimu kepada-Nya, sebab Dia sungguh mencintai setiap manusia. Demi manusialah Ia rela melewati sengsara, malah mau dipaku di kayu salib. Izinkanlah Dia membimbing dan mengatur hidupmu hingga akhir. Sebab Ia pasti akan mengantar kamu kepada hidup yang kekal.
Tagged with: Allah • Elia • Hidup • Injil • Jalan • Kebenaran • Lukas • Musa • Peristiwa • Perjanjian Lama • Terang • Yerusalem • Yesus
Filed under: Doa

Leave a Reply